mitrainformasi.com -
Di tengah hamparan hijau tanaman jagung yang mulai menguning tanda memasuki fase berbuah, sejumlah anggota kepolisian tampak menyusuri pematang sawah di Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Kamis pagi (30/7/2026). Bukan untuk penegakan hukum, melainkan untuk memastikan denyut ketahanan pangan terus berjalan di tingkat akar rumput.
Kanit Binmas Polsek Gedangan bersama Bhabinkamtibmas Desa Punggul hadir langsung di lahan pertanian milik PT Jayaland yang dikelola Kelompok Tani Harapan Makmur 2. Di bawah koordinasi Agus Kameron, lahan tersebut menjadi salah satu titik penting pengembangan jagung di wilayah Sidoarjo.
Dengan langkah perlahan, petugas kepolisian berdialog dengan para petani, menanyakan kondisi tanaman, hingga mengecek sarana perawatan yang digunakan sehari-hari. Suasana akrab terlihat ketika diskusi ringan terjadi di antara petani dan aparat, membahas harapan akan hasil panen yang lebih baik serta upaya mengantisipasi serangan hama.
Dari hasil pemantauan, tanaman jagung di lokasi tersebut tumbuh dengan baik dan sehat. Fase pembentukan buah yang sudah mulai terlihat menjadi sinyal positif bagi para petani yang berharap hasil panen kali ini dapat meningkat dan berkontribusi pada program swasembada pangan nasional.
Bagi para petani, kehadiran polisi di tengah lahan bukan sekadar kunjungan formal. Lebih dari itu, pendampingan ini menjadi dorongan moral yang memperkuat semangat mereka dalam mengelola lahan pertanian di tengah berbagai tantangan.
Polresta Sidoarjo menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan bagian dari komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional. Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat diharapkan terus terjaga, sehingga sektor pertanian di daerah dapat berkembang secara berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Di tengah hijaunya tanaman jagung yang mulai berbuah, harapan akan panen melimpah pun ikut tumbuh bersama semangat kebersamaan antara petani dan aparat kepolisian.