mitrainformasi.com -
Persiapan panen raya jagung kuartal III di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, memasuki tahap akhir. Personel Polsek Balongbendo bersama petani binaan mengecek langsung lahan seluas tiga hektare pada Senin (10/8/2026), sehari sebelum panen raya dijadwalkan berlangsung.
Pengecekan dilakukan Panit Binmas Polsek Balongbendo Aiptu Ar. Maksum bersama Bhabinkamtibmas Desa Singkalan Aiptu Joko S, Aiptu Yoyok B, serta Aipda Murtadoh. Mereka memastikan kondisi lahan dan kesiapan lokasi yang berada di RT 15 RW 6 Desa Singkalan tersebut dapat digunakan untuk pelaksanaan panen.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 08.30 WIB, petugas tidak hanya memantau tanaman jagung. Sejumlah persiapan teknis turut dilakukan, mulai dari membersihkan tebon atau sisa tanaman jagung hingga menata lokasi yang akan menjadi pusat kegiatan panen raya.
Petugas juga memasang banner dan menyiapkan terop di sekitar lahan. Pekerjaan tersebut dilakukan bersama-sama agar pelaksanaan panen pada Selasa (11/8/2026) dapat berjalan tertib dan tidak mengganggu aktivitas para petani.
Lahan tiga hektare itu merupakan salah satu lahan petani binaan Polri yang terus mendapat perhatian melalui kegiatan pendampingan di lapangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan personel pembina ketahanan pangan tidak berhenti pada pemantauan tanaman, tetapi juga menyentuh kebutuhan petani ketika memasuki masa panen.
Panen raya jagung menjadi salah satu momentum penting bagi petani karena hasil produksi dapat memberikan tambahan pendapatan sekaligus memperkuat ketersediaan komoditas pangan di tingkat daerah. Jagung juga memiliki nilai ekonomi yang luas karena selain dikonsumsi masyarakat, hasilnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.
Pendampingan semacam ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian dari tingkat desa. Program swasembada pangan nasional membutuhkan keterlibatan banyak pihak, termasuk petani sebagai pelaku utama serta aparat di wilayah yang dapat membantu memastikan kegiatan pertanian berjalan aman dan lancar.
Bagi petani Desa Singkalan, kesiapan menjelang panen bukan sekadar soal memastikan tanaman siap dipetik. Kondisi lahan, akses menuju lokasi, hingga kesiapan tempat kegiatan turut menentukan kelancaran proses panen. Karena itu, pengecekan sehari sebelum pelaksanaan menjadi langkah penting untuk mengantisipasi berbagai kendala di lapangan.
Kapolsek Balongbendo Kompol Dr. Sunari, SE, SH, MM menyampaikan bahwa kesiapan kegiatan panen raya telah dilakukan bersama personel di lapangan. Situasi wilayah Balongbendo juga terpantau aman dan kondusif menjelang pelaksanaan kegiatan.
Kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian tersebut menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai produksi, tetapi juga bagaimana petani mendapat pendampingan dan rasa aman selama menjalankan pekerjaannya.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, panen raya jagung di lahan tiga hektare Desa Singkalan diharapkan berlangsung lancar. Hasil panen yang baik akan menjadi kabar menggembirakan bagi petani sekaligus menambah pasokan jagung yang dibutuhkan masyarakat dan berbagai sektor usaha.
Dari lahan pertanian di tingkat desa, upaya memperkuat pangan nasional terus bergerak. Ketika petani dapat menanam, merawat, hingga memanen dengan baik, manfaatnya tidak berhenti di satu hamparan sawah atau ladang, tetapi ikut menopang ketersediaan pangan dan perekonomian masyarakat.