mitrainformasi.com -
Di tengah musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air untuk lahan pertanian, Polresta Sidoarjo melalui Bhabinkamtibmas Polsek Balongbendo terus melakukan pendampingan kepada para petani. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus membantu petani menjaga tanaman jagung hingga masa panen.
Seperti dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Singkalan, Polsek Balongbendo, Polresta Sidoarjo, Aiptu Ar Maksum bersama Aipda Salim Hamidi dan Aipda Budi Setiawan, Kamis (1/10/2026). Ketiganya turun langsung melakukan kontrol lahan pertanian jagung di Desa Singkalan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas berdialog dengan petani untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus menyerap berbagai kendala yang dihadapi. Salah satu keluhan yang disampaikan petani adalah minimnya ketersediaan air akibat kondisi kemarau.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, dilakukan pembahasan solusi pengairan dengan memanfaatkan sumber air dari sungai terdekat. Air kemudian dapat dialirkan ke lahan pertanian menggunakan sistem pompa, sehingga kebutuhan air tanaman jagung tetap dapat terpenuhi.
Bhabinkamtibmas Desa Singkalan Aiptu Ar Maksum mengatakan, pendampingan kepada petani akan terus dilakukan, khususnya dalam menghadapi kendala yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
“Kami turun langsung untuk melihat kondisi tanaman sekaligus mendengarkan kendala yang dihadapi petani. Saat ini yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air. Untuk itu, kami bersama petani mencari solusi dengan memanfaatkan air dari sungai terdekat menggunakan pompa agar pengairan lahan tetap berjalan,” ujar Aiptu Ar Maksum.
Ia menambahkan, koordinasi dan komunikasi dengan petani penting dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, setiap kendala di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama.
“Harapannya tanaman jagung tetap tumbuh dengan baik sampai masa panen. Kami juga mengajak para petani untuk terus berkoordinasi apabila terdapat kendala di lapangan, sehingga bisa segera ditindaklanjuti bersama,” imbuhnya.
Kegiatan pendampingan Polisi Cinta Petani tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan. Sinergi antara kepolisian dan petani diharapkan dapat menjaga produktivitas lahan pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di wilayah Sidoarjo.