Most Visited

  • Kapolres Madiun Kota Resmikan Mushola An-Nugraha dan Sejumlah Ruang Pelayanan Polsek Taman

    • Admin News1
    • 11 Aug, 2026
  • Bersaing Ketat di MLBB Kapolri Cup 2026, Tim Esport Polda Jatim Sabet Juara III

    • Admin News1
    • 11 Aug, 2026
  • Kapolri Bersama Menko Polkam dan Pimpinan Lembaga Negara Perkuat Kebersamaan di Mabes TNI AL

    • Admin News1
    • 11 Aug, 2026

Tags

  • Food
  • Social
  • News
  • Political
  • Magazine
  • Child Abuse
  • Early Marriage

Follow Us

  • Author
  • Forum
  • Advertisement
  • Contact
    • Home
    • News
    • Nasional
    • Sport
    Wednesday, 12 Aug 2026
    • Home

    Dari Perselisihan Menuju Persaudaraan, Polda NTT Kawal Perdamaian Lowonara–Belle

    Kepolisian News
    • editor
    • Aug 11, 2026
    • 2 min read
    Dari Perselisihan Menuju Persaudaraan, Polda NTT Kawal Perdamaian Lowonara–Belle

    mitrainformasi.com -

    Polres Flores Timur, Polda NTT. Perdamaian antara masyarakat Desa Lowonara dan Desa Belle, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, kembali diteguhkan melalui perpaduan nilai adat, kebersamaan dan komitmen bersama. Senin (10/8/2026), kedua pihak berkumpul di Aula Paroki Kristus Raja Waiwerang untuk mengikuti upacara adat dan penandatanganan Surat Pernyataan Komitmen Damai.


    Prosesi tersebut tidak sekadar menjadi rangkaian kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang bagi kedua masyarakat untuk meneguhkan kembali hubungan persaudaraan.


    Para sesepuh adat dari masing-masing pihak turut mengambil bagian dalam prosesi sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal yang selama ini menjadi pegangan masyarakat Adonara dalam menyelesaikan berbagai persoalan.


    Suasana kebersamaan semakin terlihat dengan hadirnya perwakilan masyarakat dari kedua desa. Mereka duduk bersama dalam satu ruang, mengikuti setiap tahapan kegiatan dan menyaksikan peneguhan komitmen damai. 


    Kehadiran tersebut menjadi gambaran bahwa keinginan untuk hidup berdampingan secara aman tumbuh dari kedua belah pihak.


    Kegiatan turut dihadiri Wakapolda NTT Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., bersama sejumlah Pejabat Utama Polda NTT, Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, S.H., serta jajaran. Hadir pula Wakil Gubernur NTT Drs. Johni Asadoma bersama rombongan, Bupati Flores Timur, Ketua DPRD Flores Timur, Wakil Bupati Flores Timur, unsur pemerintah daerah, Tim 9, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.


    Setelah prosesi adat, kedua pihak kemudian menandatangani Surat Pernyataan Komitmen Damai. Kesepakatan tersebut menjadi penegasan bersama untuk menjaga keamanan, menghentikan segala bentuk tindakan yang dapat memicu kembali perselisihan, serta mengutamakan komunikasi dan musyawarah apabila di kemudian hari muncul persoalan di tengah masyarakat.


    Kapolres Flores Timur AKBP Gede Putra Yase, S.H., melalui Kasi Humas AKP Eliezer A. Kalelado, SH., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengambil bagian dalam proses perdamaian tersebut. “Perdamaian ini merupakan hasil dari kemauan bersama. Karena itu, komitmen yang telah disepakati harus dijaga bersama, bukan hanya pada saat kegiatan berlangsung, tetapi dalam kehidupan masyarakat sehari-hari,” ujar Kasi Humas.


    Menurutnya, para sesepuh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan memiliki peran penting untuk memastikan suasana damai terus terpelihara. Setiap persoalan yang muncul diharapkan dapat diselesaikan dengan kepala dingin melalui komunikasi, musyawarah, mekanisme adat maupun jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat juga diimbau tidak mudah terpengaruh oleh provokasi maupun informasi yang dapat kembali memperkeruh hubungan kedua pihak.


    Keterlibatan Tim 9 sebagai Tim Percepatan Perdamaian bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait menjadi bagian dari proses panjang menuju terciptanya perdamaian yang berkelanjutan. Polri sendiri akan terus memberikan dukungan dan menjaga situasi keamanan agar masyarakat dapat menjalani aktivitas tanpa rasa khawatir.


    Dari Aula Paroki Kristus Raja Waiwerang, Lowonara dan Belle meneguhkan pesan bahwa perdamaian membutuhkan keberanian untuk meninggalkan masa lalu dan kemauan untuk membangun kembali kepercayaan.


    Penandatanganan komitmen damai diharapkan menjadi awal kehidupan baru, ketika persaudaraan, kearifan adat dan kebersamaan menjadi fondasi dalam menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat Adonara Timur.

    • Share:
    • Tags :
    • Poldantt
    • Polres Flores Timur
    • Kapolres Flores Timur

    One advanced diverted domestic set repeated bringing you old. Possible procured her trifling laughter thoughts property she met way. Which could saw guest man now heard but.

    Berita Terbaru

    • Kapolres Madiun Kota Resmikan Mushola An-Nugraha dan Sejumlah...

      • 11 Aug, 2026
    • Bersaing Ketat di MLBB Kapolri Cup 2026, Tim...

      • 11 Aug, 2026

    Hubungi Kami

    • Indonesia
    • +6282111107673
    • muhammadteukusamudra@gmail.com

    Subscribe Newsletter

    Get the latest creative news from us

    © 2026 All right reserved by Mitra Informasi